| Jadulisasi keimanan | ||||
|
|
Percaya atau tidak percaya, tehnologi telah membuat zaman berubah. Begitulah pula anak zamannya seperti kita-kita yang hidup sekarang. Sebagian besar kita hampir dipastikan tidak ada yang gaptek. Terutama tentang persoalan internet atau barang-barang canggih imporan barat lainnya. Allah berfirman: "Orang-orang munafik, baik laki-laki ataupun perempuan sebagian mereka menjadi penolong bagi yang lain. Mereka menyuruh yang mungkar dan mencegah dari yang ma'ruf...."(Qs at-Taubah (9) : 67) Saya berpikir mungkin ini merupakan dampak sistemik perubahan zaman dan pergeseran nilai dan ideologi. Kita harus sadar sesadar-sadarnya bahwa zaman sekarang adalah zaman konsumenrisme, materialisme dan hedonisme. Segalanya diukur sejauh mana diri kita tidak jadul, melek barang canggih dan kemewahan hidup. Seolah kalau kita tidak ikut-ikutan latah maka kita dicap sebagai orang jadul yang lebih patut terpental dari permukaan bumi. Padahal itu adalah salah satu bentuk pemikiran yang ingin mendangkalkan ideologi manusia kepada agama yang benar ini! Yahudi dan kaki tangannya adalah pihak yang harus diwaspadai, karena ia selalu bermain 'cantik' untuk menyesatkan manusia. (Hidayatullah)
|
| Last Updated ( Monday, 15 February 2010 09:36 ) |













Bagi para pecinta Al-Quran dan pengunjung muntadaquran.net yang ingin berkontribusi untuk pengembangan Yayasan Muntada Ahlil Quran, silahkan salurkan donasi anda ke :


Iman bukan lagi sebagai sesuatu yang mahal dan berharga; yang terpatri dalam hati, dilafazkan oleh lisan dan dibenarkan oleh amalan nyata. Sehingga akibatnya, hati mudah goyah ketika harus berhadapan dengan perubahan zaman.