| Yakin bersama Kafilah Penghafal al-Qur'an Muntada | ||||
|
|
Belum lama ini, Muntada Ahlil Qur'an, sebagai salah satu pelopor Komunitas Penghafal al-Qur'an di era modern ini menunjukkan giginya. Program demi program yang digulirkan benar-benar menyentuh dan mengena di hati masyarakat muslim. Tidak saja kiprahnya yang berkesan di dunia nyata, tapi juga meluas ke dunia maya sebagai ekspansi ladang penyebaran ajaran Allah dan nilai-nilai al-Qur'an ke seantero dunia. Insya Allah ini kata-kata ini tidak 'lebay' (baca: berlebih-lebihan). Kalau ukurannya adalah ingin memperlihatkan taring (syiar dakwah) yang ingin kami sampaikan, maka itu hanya sebuah upaya positif menunjukkan bahwa Asolah Al-Qur'an ini harus tetap terpancar cahayanya di muka bumi ini. Meski bisa dikatakan hanya sebagian kecil saja para peminat hidayah al-Qur'an ini. Tapi kita yakin bahwa Allah akan membuka mata hati siapa saja yang ingin kembali kepada pangkuan Asholah ajaran-Nya yang suci. Salah satu program yang baru mulai digas (meminjam istilah Ketua Dewan Pembinanya) adalah program Tahfiz Tarbawi. Apa itu Tahfiz Tarbawi? Tahfiz Tarbawi adalah sebuah program peningkatan kapasitas pemahaman para anggota dan pengajarnya. Ia adalah program di mana seluruh pengurus dan jajaran anggotanya mengupas ayat demi ayat al-Qur'an yang telah dihafalkan. Mulai dari al-Fatihah dan surat-surat yang sudah familiar di kalangan penghafal. Program yang satu ini diadakan sekali dalam sepekan. Isinya, sepintas memang tidak jauh berbeda dengan Tafsir al-Qur'an. Di mana ayat demi ayat dijelaskan dengan terang benderang agar isi dan kandungannya bisa dimengerti oleh kita. Dan memang inilah inti dari kegiatan Muntada Ahlil Qur'an. Namun, program Tahfiz Tarbawi ini mengetengahkan forum yang interaktif di antara para pesertanya. Pemateri menyampaikan garis-garis besar kandungan ayat, lalu mengupasnya sedikit demi sedikit hikmah dari baliknya. Rangsangan ingin terbilang memang cukup efektif memancing peserta untuk terlibat secara aktif memaparkan persepsi dirinya masing-masing. Dan betul, nyatanya banyak peserta yang terkesan dengan proram ini. Salah satu kelebihan dari Tahfiz Tarbawi ini adalah mampu merangsang peserta untuk memberikan komentar, pandangan dan mengambil hikmah lain dari sisi personal yang bersangkutan. Dan tentu saja ini akan membuat forum kajian menjadi hidup dan segar. Mengingat pandangan setiap peserta berbeda-beda sesuai dengan tingkatan pemahamannya terhadap sebuah ayat. Di antara sisi penyemangat kajian pekan lalu adalah bahwa sebagai sebuah Kafilah al-Qur'an yang mengemban misi mulia ke tengah-tengah masyarakat yang sedang 'sakit' ini, Muntada Ahlil Qur'an (Para Penghafal al-Qur'an) harus yakin bahwa Allah bersama kita. Allah tahu bahwa kiprah para penghafal al-Qur'an tidak bisa disamakan dengan aktifitas lainnya yang bersifat duniawi. Entah itu diukur dari sisi pragmatisnya seperti meraup keuntungan materinya ataupun keuntungan lainnya yang bersifat kepuasan popularitas di mata manusia. Menghafal al-Qur'an berarti meninggikan kalimat Allah di saat banyak manusia yang melupakan dan mencampakkannya sampai pada titik nadir. Menghafal al-Qur'an berarti menjadi wakil Rasulullah sebagai penerima wahyu Allah 14 lebih abad yang lalu. Sungguh, sangat rendah pemikiran bahwa para pejuangnya tidak akan dibantu dan ditolong oleh Allah swt. Allah berfirman: إن تنصروا الله ينصركم ويثبت أقداكم Artinya: "Jika kalian menolong Allah pasti Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian."(Qs Muhammad: 7). Dengan penuh keyakian Ketua Dewan Pembinanya membesarkan hati kita sebagai pembawa panji Allah ingin harus bersiap-siap ketika suatu saat nanti akan banyak orang-orang yang mengejar-ngejar Muntada untuk belajar al-Qur'an. Jangan kaget bila suatu saat kelak -Anda- wahai para penghafal diberi rejeki melimpah dari Allah untuk terus berjuang melanjutkan dakwah al-Qur'an ini. Dan tentunya, ini semua Allah akan percayakan apabila kita semua harus bekerja keras terlebih dahulu mensosialisasikannya kepada umat Islam. Memberikan kepercayaan kepada masyarakat akan indahnya belajar al-Qur'an dan ilmu-ilmu terkait lainnya. Inilah keyakinan yang terpatri kuat di dalam dada-dada peserta program untuk terus melangkah di tengah keterbatasan yang ada. Sungguh, sebuah keyakinan penuh yang harus terus-menerus dipupuk dengan mengingat pahala dan ganjaran dari Allah kepada para kafilah al-Qur'an Muntada ini. Semoga Allah senantiasa memperteguh kaki-kaki kami, para pengemban panji al-Qur'an, mempermudah niat kaum muslimin untuk bergabung bersama kami dan mempertemukan kami dengan sosok mulia calon pengemban risalah Rasulullah, mendakwahkan al-Qur'an di tengah-tengah kekeringan ruhiyyah umat modern saat ini, Amiin. Kabulkanlah Ya robb.. Wa akhiru da'wana anil hamdulillahi robbil a'lamin Wallahu a'lam bish-showab
(Hidayatullah, Al-Hafiz)
|
| Last Updated ( Wednesday, 25 May 2011 21:54 ) |












Bagi para pecinta Al-Quran dan pengunjung muntadaquran.net mari berkontribusi untuk pengembangan Yayasan Muntada Ahlil Quran, silahkan salurkan donasi anda ke :


Tidak sulit memupuk keyakinan kepada Allah agar terus bersemi dan menggerakkan kehidupan kita. Tapi, tidak bisa juga dikatakan bahwa meningkatkan keimanan kepada Allah itu sulit. Bagi orang-orang yang beriman tidak ada yang tidak mungkin. Tidak ada yang hal mustahil. Ya, karena mereka menumbuhkan keyakinan ini dari keyakinan mereka kepada Allah, Sang Pemberi Segalanya yang ada.