Wanita Berlisan Al-Qur'an.... (bagian 2/habis)
Written by Administrator    Wednesday, 17 June 2009 00:08    PDF Print E-mail

Sambungan dari bagian 1 :

AM: Sungguh anda telah diberikan kebaikan yang banyak.
WT: 'Wa maa yazzakkaru illa ulul albaab."Dantidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu. (Qs al-Baqoroh: 269)

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya: Apakah anda mempunyai suami?
WT: "Laa tas alu 'an asy ya-a in tubda laku tasu'kum." Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu. (Qs al-maidah: 101)

Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya: "Adakah orang yang berada dalam kafilah itu?"
WT: "Al maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya.." Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup dunia. (Qs: Al-Kahfi: 46)

Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.
AM: Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan itu?
WT: Wa 'alaamatin wabin najmi hum yahtaduun." Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk. (Qs: An-Nahl: 16)

Dari jawaban itu dapat saya pahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita itu saya menuju perkemahan.

AM: Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?
WT: "Wattakhozallahu ibrohiima kholilaa." Dan Allah jadikan Ibrahim sebagai yang dikasihi. (Qs: An-Nisa: 125). "Wakallamalahu musa taklimaa."Dan Allah berbicara kepada Musa. (Qs: An-Nisa: 146). "Yaa yahya khuzil kitaaba biquwwah."Hai Yahya, pelajarilah al-Kitab itu sungguh-sungguh." (Qs: Maryam: 12).
AM: Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrohim, Ya Musa, Ya yahya,  maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang, maka berkatalah wanita itu: "Fab'atsu ahadakum biwariqikum hadzihii ilal madinati falyanzur ayyuha azka tho'aaman fal ya'tikum bi rizkim minhu." Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu. (QS al-Kahfi: 19)

Maka salah seorang dari tiga anak itu pergi mencari makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu wanita itu berkata: "Kuluu wasyrobu hanii'an bima aslaftum fi ayyamil kholiyah."Makan dan minumlah kamu dengan sedap, disebabkan amal-amal yang kamu telah kamu kerjakan di hari-hari yang lalu, (Qs: Al-Haqqoh: 24)
AM: Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan kepadaku siapakah perempuan ini sebenarnya."

Ketiga anak muda ini seara serempak berkata: "beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat al-Qur'an, hanya karena khawatir salah bicara."

Maha suci Zat yang Maha Kuasa tehadap sesuatu yang dikehendakinya.
Akhirnya saya berucap: "Fadhullahi yu'tiihi may Yasyaa, wallahu zul fadhlil aziim." Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar."(Qs: Al-Hadid: 21)

(disadur dari buku Misi Suci para Sufi, Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Syatha)

(Hidayatullah Hamim Effendi)

 

Add comment


Security code
Refresh